<< September 2005 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30







If you want to be updated on this weblog Enter your email here:





rss feed

Tuesday, September 13, 2005
LovE in LovE

Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan yang hangat yang muncul ketika saya bersender di bahunya yang bidang. Tiga tahun dalam masa kenalan dan bercumbu, sampai sekarang, dua tahun dalam masa pernikahan, harus saya akui, saya mulai merasa lelah dengan semua itu.

Alasan saya mencintainya pada waktu dulu, telah berubah menjadi sesuatu yang melelahkan. Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus. Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak kecil yang menginginkan permen. Dan suami saya bertolak belakang dari saya, rasa sensitifnya kurang, dan ketidakmampuannya untuk menciptakan suasana yang romantis di dalam pernikahan kami telah mematahkan harapan saya tentang cinta.

Suatu hari, akhirnya saya memutuskan untuk mengatakan keputusan saya kepadanya. Saya menginginkan perceraian.

"Mengapa?" dia bertanya dengan terkejut.

"Saya lelah. Terlalu banyak alasan yang ada di dunia ini," jawab saya.

Dia terdiam dan termenung sepanjang malam dengan rokok yang tidak putus-putusnya. Kekecewaan saya semakin bertambah. Seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang saya bisa harapkan darinya? Dan akhirnya dia bertanya, "Apa yang dapat saya lakukan untuk mengubah pikiranmu?"

Seseorang berkata, mengubah kepribadian orang lain sangatlah sulit, dan itu benar. Saya pikir, saya mulai kehilangan kepercayaan bahwa saya bisa mengubah pribadinya. Saya menatap dalam-dalam matanya dan menjawab dengan pelan, "Saya punya pertanyaan untukmu. Jika kamu dapat menemukan jawabannya yang ada di dalam hati saya, mungkin saya akan mengubah pikiran. Seandainya, katakanlah saya menyukai setangkai bunga yang ada di tebing gunung, dan kita berdua tahu, jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan melakukannya untuk saya?"

Dia berkata, "Saya akan memberikan jawabannya besok."

Hati saya langsung gundah mendengar responnya. Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya melihat selembar kertas dengan coret-coretan tangannya, di bawah sebuah gelas yang berisi susu hangat, yang bertuliskan:

"Sayang, Saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu. Tetapi izinkan saya untuk menjelaskan alasannya."

Kalimat pertama ini menghancurkan hati saya. Saya mencoba untuk kuat melanjutkan membacanya kembali...

"Kamu hanya bisa mengetik di komputer dan selalu mengacaukan program di PC-nya dan akhirnya menangis di depan monitor. Lalu saya harus memberikan jari-jari saya untuk memperbaiki programnya.

"Kamu selalu lupa membawa kunci rumah ketika kamu keluar rumah, dan saya harus memberikan kaki saya supaya bisa masuk mendobrak rumah, membukakan pintu untukmu.

"Kamu suka jalan-jalan ke luar kota tetapi selalu nyasar di tempat-tempat baru yang kamu kunjungi: saya harus memberikan mata untuk mengarahkanmu.

"Kamu selalu pegal-pegal pada waktu 'tamu' kamu datang setiap bulannya: saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kakimu yang pegal.

"Kamu senang diam di dalam rumah, dan saya kuatir kamu akan jadi 'aneh'. Lalu saya harus memberikan mulut saya untuk menceritakan lelucon dan cerita-cerita untuk menyembuhkan kebosananmu.

"Kamu selalu menatap komputer dan itu tidak baik untuk kesehatan matamu. Saya harus menjaga mata saya sehingga ketika nanti kita tua, saya masih dapat menolong mengguntingkan kukumu dan mencabuti ubanmu. Saya akan memegang tanganmu, menelusuri pantai, menikmati sinar matahari dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna bunga kepadamu yang bersinar seperti wajah cantikmu....

"Juga sayangku, saya begitu yakin ada banyak orang yang mencintaimu lebih dari cara saya mencintaimu. Tapi saya tidak akan mengambil bunga itu lalu mati...."

Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur dan saya membaca kembali...

"Dan sekarang sayangku, kamu telah selesai membaca jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri di sana dengan susu segar dan roti kesukaanmu...."

Saya segera membuka pintu dan melihat wajahnya yang dulu sangat saya cintai. Dia begitu penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti. Saya tidak kuat lagi dan langsung memeluknya dan rebah di bahunya yang bidang sambil menangis....


Posted at 11:06 pm by
Make a comment  

Angin di daun pohon

POHON

Alasan mengapa orang-orang memanggilku "Pohon" karena aku sangat baik dalam menggambar pohon. Setelah itu, aku selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada semua lukisanku. Aku telah berpacaran sebanyak 5 orang wanita ketika aku masih di SMA.

Ada satu wanita yang aku sangat aku cintai, tapi aku tidak punya keberanian untuk mengatakannya. Dia tidak memiliki wajah yang cantik, tubuh yang sexy, dan sebagainya. Dia sangat peduli dengan orang lain dan religius. Tapi dia hanya wanita biasa saja.

Aku menyukainya, sangat menyukainya, menyukai gayanya yang innocent dan apa adanya, kemandiriannya, aku menyukai kepandaiannya dan kekuatannya.

Alasan aku tidak mengajaknya kencan karena aku merasa dia yang sangat biasa dan tidak serasi untukku. Aku juga takut, jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan hilang. Aku juga takut kalau gosip-gosip yang ada akan menyakitinya. Aku merasa dia adalah "sahabatku" dan aku akan memilikinya tiada batasnya dan aku tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia.

Alasan yang terakhir, membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun ini. Dia tau aku mengejar gadis-gadis lain, dan aku telah membuatnya menangis selama 3 tahun.

Ketika aku mencium pacarku yang kedua, dan terlihat olehnya. Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah dan berkata "lanjutkan saja..." dan setelah itu pergi meninggalkan kami. Esoknya, matanya bengkak, dan merah...

Aku sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis, but aku tertawa dengannya seharian. Ketika semuanya telah pulang, dia sendirian di kelas untuk menangis. Dia tidak tahu bahwa aku kembali dari latihan sepakbola untuk mengambil sesuatu di kelas, dan aku melihatnya menangis selama sejaman.

Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya. Pernah sekali mereka berdua perang dingin, aku tahu bukan sifatnya untuk memulai perang dingin. Tapi aku masih tetap bersama pacarku. Aku berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan kaget. Aku tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama pacarku. Esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya. Aku tahu bahwa dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tahu bahwa sakit hatiku sama buruknya dengan dia, aku juga sedih.

Ketika aku putus dengan pacarku yang ke-5, aku mengajaknya pergi. Setelah kencan satu hari itu, aku mengatakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya. Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa dia juga ada sesuatu yang ingin dia katakan padaku. Aku cerita padanya tentang putusnya aku dengan pacarku dan dia berkata tentang dia sedang memulai suatu hubungan dengan seseorang. Aku tahu pria itu. Dia sering mengejarnya selama ini. Pria yang baik, penuh energi dan menarik.

Aku tak bisa memperlihatkan betapa sakitnya hatiaku, tapi hanya bisa tersenyum dan mengucapkan selamat padanya. Ketika aku sampai di rumah, sakit hatiku bertambah kuat dan aku tidak dapat menahannya. Seperti ada batu yang sangat berat di dadaku. Aku tak bisa bernapas dan ingin berteriak namun tidak bisa.

Air mata mengalir dan aku jatuh menangis. Sudah sering aku melihatnya menangis untuk pria yang mengacuhkan kehadirannya.

Ketika upacara kelulusan, aku membaca SMS di handphone-ku. SMS itu dikirim 10 hari yang lalu ketika aku sedih dan menangis.

SMS itu berbunyi, "Daun terbang karena Angin bertiup atau karena Pohon tidak memintanya untuk tinggal?"

DAUN

Selama SMA, aku suka mengoleksi daun-daun, kenapa? Karena aku merasa bahwa daun membutuhkan banyak kekuatan untuk meninggalkan pohon yang selama ini ditinggali.

Selama 3 thn di SMA, aku dekat dengan seorang pria, bukan sebagai pacar tapi "Sahabat". Tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang pertama kalinya, aku mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku pelajari sebelumnya, CEMBURU. Perasaan di hati ini tidak bisa digambarkan dengan menggunakan Lemon. Hal itu seperti 100 butir lemon busuk. Mereka hanya bersama selama 2 bulan. Ketika mereka putus, aku menyembunyikan perasaan yang luar biasa gembiranya. Tapi sebulan kemudian dia bersama seorang gadis lagi.

Aku menyukainya dan aku tahu bahwa dia juga menyukaiku, but mengapa dia tidak mau mengatakannya? Sejak dia mencintaiku, mengapa dia tidak yang memulainya dulu untuk melangkah? Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku selalu sakit. Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sakit.

Aku mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan, tapi mengapa dia memperlakukanku dengan sangat baik di luar perlakuannya hanya untuk seorang teman?

Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati, aku tahu kesukaannya, kebiasaannya. Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui. Kau tidak mengharapkan aku sebagai seorang wanita untuk mengatakannya bukan?

Di luar itu, aku mau tetap di sampingnya, memberinya perhatian, menemaninya, dan mencintainya. Berharap, bahwa suatu hari, dia akan datang dan mencintaiku. Hal itu seperti menunggu telponenya setiap malam, mengharapkannya untuk mengirimku SMS. Aku tau sesibuk apa pun dia, dia pasti meluangkan waktunya untukku. Karena itu, aku menunggunya. 3 tahun cukup berat untuk kulalui dan aku mau menyerah. Kadang aku berpikir untuk tatap menunggu. Luka dan sakit hati, dan dilema yang menemaniku selama 3 tahun ini.

Ketika diakhir tahun ke-3, seorang pria mengejarku, dia adalah adik kelasku, setiap hari dia mengejarku tanpa lelah. Dari penolakan yang telah dia tunjukkan, aku merasa bahwa aku ingin memberikan dia ruang kecil di hatiku.

Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba meniup daun untuk terbang dari pohon. Akhirnya, aku sadar bahwa aku tidak ingin memberikan Angin ini ruang yang kecil di hatiku.

Aku tau Angin ini akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh dan ke tempat yang lebih baik. Akhirnya aku meninggalkan Pohon. Tapi Pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku untuk tinggal, aku sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku.

"Daun terbang karena Angin bertiup atau Pohon tidak memintanya untuk tinggal?"

ANGIN

Karena aku menyukai seorang gadis bernama Daun, karena dia sangat bergantung pada Pohon, jadi aku harus menjadi Angin yang kuat.

Angin akan meniup Daun terbang jauh. Ketika aku pertama kalinya, ketika 1 bulan setelah aku pindah sekolah. Aku melihat seorang memperhatikan kami bermain sepakbola. Ketika itu, dia selalu duduk di sana sendirian atau dengan teman-temannya memerhatikan Pohon. Ketika Pohon berbicara dengan gadis-gadis, ada cemburu di matanya. Ketika Pohon melihat ke arah Daun, ada senyum di matanya. Memperhatikannya menjadi kebiasaanku, seperti daun yang suka melihat Pohon. Satu hari, dia tidak tampak, aku merasakan kehilangan.

Seniorku juga tidak ada saat itu, Aku pergi ke kelas mereka, melihat seniorku sedang memperhatikan daun. Air mata mengalir di mata daun ketika Pohon pergi, besoknya, aku melihat Daun di tempatnya yang biasa, memperhatikan Pohon. Aku melangkah dan tersenyum padanya. Menulis catatan dan memberikan kepadanya. Dia sangat kaget.

Dia melihat ke arahku, tersenyum dan menerima catatanku. Besoknya, dia datang, menghampiriku dan memberiku catatan. "Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak bisa meniupnya pergi, hal itu karena Daun tidak mau meninggalkan Pohon." Aku melihat ke arahnya dengan kata-kata tersebut dan pelan dia mulai berkata padaku dan menerima kehadiranku dan teleponku.

Aku tahu orang yang dia cintai bukan aku, tapi aku akan berusaha agar suatu hari dia menyukaiku. Selama 4 bulan, aku telah mengucapkan kata Cinta tidak kurang dari 20 kali kepadanya. Setiap kali dia mengalihkan pembicaraan... tapi aku tidak menyerah, aku memutuskan untuk memiliki dia dan berharap dia akan setuju menjadi pacarku.

Aku bertanya, "apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak pernah membalas?" Dia berkata, "aku menengadahkan kepalaku".

"Ah?" Aku tidak percaya apa yang aku dengar.

"Aku menengadahkan kepalaku" dia berteriak.

Aku meletakkan telepon, berpakaian dan naik taxi ke tempat dia, dan dia membuka pintu, aku memeluknya kuat-kuat.

"Daun terbang karena tiupan Angin atau karena Pohon tidak memintanya untuk tinggal?".

(dari berbagai milis)


Posted at 10:57 pm by
Make a comment  

Sunday, September 11, 2005
Andaikan...

"Ketika pintu yang satu tertutup untuk kita, ada pintu lain yang terbuka untu kita...tapi sayangnya kita sering tidak melihat pintu lain yang sudah terbuka untuk kita...kita lebih suka memandang pintu yg sudah tertutup itu dan tidak melakukan apa-apa untuk diri kita sendiri..."

"Andaikan kita mau berpaling sejenak dari kehidupan yg serba duniawi...mungkin kita bisa melihat segala sesuatu di dunia ini secara lebih jelas, dan sederhana dalam berpikir..."

"Andaikan kita mau membuka mata hati kita, tidak ada pertengkaran, perdebatan yg tidak perlu...tidak ada perang...semua adalah ada, semua adalah tidak ada, ada atau tidak ada akan menjadi lebih jelas..."


I wonder if I cannot be the candle light in the dark world...

I want to show my power, my ability, my strength just in the middle way like Buddha said...

I want to someone love me...

I want to be an angel and help other people that need help...

I wonder I don't have anything to do all my wanted list  :D



 

Posted at 08:06 pm by
Make a comment  

Tuesday, August 02, 2005
A k u

batinku 'kosong', 'hampa'

aku bosan semuanya!

aku ingin apa adanya

benda, orang, dan semua yg ada disekelilingku!

kadang terasa...

semua telah menjadi 'penipu'

aku tak tahu mana yg bisa dipercaya

apa itu sahabat

tapi juga apa itu musuh

sulit untuk dibedakan

kawan atau lawan itu apa

sebenarnya semua tak ada

hanya diri sendiri yg menjadi kawan sekaligus lawan

duniaku diisi kumpulan orang2 bodoh yg suka iri hati

tapi benarkah seperti itu...?

sebenarnya siapa yg kulihat?

mungkin.........

itu sosokku sendiri yg penuh kekotoran batin...

untuk hidupku yg singkat ini

aku ingin memperbaiki semua


Posted at 02:30 am by
Make a comment  

Bodoh

hanya si bodoh yg tak mau mendengar nasehat orang bijaksana..

si bodoh yg tak punya kebijaksanaan...

si bodoh yg hanya bisa menyia-nyiakan waktu

si bodoh yg tak mengenal cinta dalam dirinya

si bodoh yg 'buta','tuli','bisu'

si bodoh yg tak pernah punya rasa tanggung jawab

si bodoh yg suka membual

si bodoh yg suka membanggakan diri

si bodoh yg tak tahu malu

si bodoh yg tak tahu berterima kasih

si bodoh yg tak bisa diharapkan

si bodoh yg merasa dirinya pintar

si bodoh yg tak pernah membahagiakan orang lain

si bodoh yg banyak mendatangkan tangis kepedihan

si bodoh yg mengecewakan banyak orang

si bodoh yg sungguh-sungguh kasihan

si bodoh...bodooooooh sekali dirimu....kau sia2kan hidupmu....

tak kau pikirkan kah berapa banyak waktu telah terbuang

sayang, kelak tak seorangpun bisa menolongmu selain dirimu

itupun kalo si bodoh bisa belajar dari kesalahannya mulai dari sekarang

dan banyak mendengar nasehat orang bijaksana

tapi sayang...mungkin dirimu sudah tak tertolong lagi

biar karma yg berjalan apa adanya menentukan semua buah perbuatanmu

kini dan di masa yg akan datang...

dasar bodoooooh!!!!!!!

Posted at 02:13 am by
Make a comment  

Thursday, June 09, 2005
it's all about love...again...^__^

The guy who love you, can't tell you
the
reason
why he love you. he only knew that, in his
eyes,
you are the only one

The guy who love you, actually always make
you
mad, but he do never know what stupid thing
did
he done, as everything he done, is for your
own
good.

The guy who love you, seldom praise you , but
in
his heart, you are the best, only he know it,


The guy who love you, will scold or complaint
if
you din't reply his message but others,
because
he cares.


The guy who love you , Only drop his tears in
front
of you, when you try to wipe his tears, you are
touching his heart , the heart which beat for
you.


The guy who love you , will remember every
word
u
said , even its accidentally. and he will use the
word always at the nick of time.


The guy who love you, will not give any
promise
that easily, because they don't want to break
the
promise, they want you to believe him and
they
want to give you the happiest and safest life
ever
after.


The guy who love you, always tell you not to
think
too much, because they already plan it for you,
he
want to give u the best life in the future, he
want
to give you a suprise, belive him that he can
do it.


The guy who love you, maybe can't remember
speciall occasion like somekind of
anniversary,
but , he do know that, every second he live,
he's
loving you, no matter what day is today


The guy who love you, won't said " i love you"
that
easily, because everything he done for you is
showing that he love you already, but only he
will
tell the word at the special situation, because
he
dun wan u to misunderstand, he want u to
know
that he love you.


The guy who really love you, will feel that,
sometimes, something hav to tell for only
once,
because he thought that u might already
understand him, if talk so much, he will feel
that
theres nothing you will cherish.


The guy who love you, will go to airport to fetch
you, he won't carry a bunch a rose and call
you
darling like what you expect. but he will carry
your
ludgage and ask you " why are you becoming
that
thin within two days?" with his sincere heart.


The guy who love you, will listen quietly to you,
when you are mad, and when you finished, he
will
said, you still got class tomorrow, sleep
earlier .
with smile.


The guy who love you, don't know that whether
he should call you when you are angry, but he
will
sent a message to you after few hours, if you
ask
him why he call that late, he will said, when
you
are angry, my explanation are all rubbish. But
when you calm down, my explanation will only
really works.


The guy who love you, always call you little
girl,
but everytime he want to make a big decision,
he
will first want to hear your advice.


The guy who love you, don't like little toy like
teddy
bear, but he will always put the bear you gift
him
at his bed.

This poem is taken from bulletin board FS again ^___^
 

Posted at 04:47 am by
Make a comment  

Just say it...for all people I Care!! ^___^

Ada saat dimana kita tidak bisa berekspresi..
Ada saat dimana semua rasa tak bisa diungkapkan dengan kata-kata...
Ada saat kita butuh perjuangan yg besar untuk bisa bersama dgn orang yg kita sukai...
Ada saat kesempatan tak pernah datang di saat kita sangat menginginkannya...

Keluarga, sahabat, dan teman sehari2 yg mengisi hidup kita...
adalah orang2 penting dan berharga yg perlu kita jaga...
juga semua orang yg pernah hadir dalam hidup kita...
walaupun sepintas lalu,
namun kadang memberi arti lebih banyak dari sekedar teman biasa...

Keluarga adalah tempat dimana kita bisa berpulang...
ruangan hangat yg dipenuhi tawa2 manusia di dalamnya...
ayah, ibu, dan saudara2 tercinta...
orang2 terkasih yg bisa menjadi tumpuan hidup, motivasi, dan semangat...
orang2 penting yg tak bisa tergantikan oleh apapun di dunia ini...
sekalipun dengan materi, harta kekayaan berlimpah...
benar2 tidak bisa tergantikan...

Sahabat adalah bagian dari hidup kita...
tanpa kehadirannya, hidup ini menjadi tidak indah, hampa, dan kurang makna...
dengan sabahat, hal2 terburuk bisa terjadi...
dengan sahabat, hal2 terindah bisa terjadi...
dengan sahabat, ada saat2 yg menyakitkan, ada rasa cemburu, dan ada rasa pedih...
dengan sahabat, ada saat2 tawa bahagia menghiasi hidup, ada keceriaan yg terpancar...
sahabat, orang yg bisa membuat kita tertawa bahagia sekaligus menangis sedih...
sahabat, orang yg bisa membuat hidup menjadi lebih berwarna...

Teman dan orang2 yg pernah melintas dalam hidup kita...
adalah orang2 yg bisa menambah nilai kehidupan...
orang2 yg tanpa kita sadari telah membantu kita memberi semangat di saat kritis...
saat dimana tidak ada keluarga atau sahabat yg mendampingi...
orang2 yg dengan ketulusan dari lubuk hati terdalam tiba2 datang dalam hidup kita...
membantu kita untuk terlepas dari kesulitan saat itu...
memberi motivasi dan daya juang untuk bangkit dari kekalahan, dari kegagalan...
orang2 yg tanpa diminta, tanpa pamrih, dan tanpa ikatan...
yg hadir untuk menemani di saat kita tengah berjuang sendiri di dunia yg asing dan keras...

Seiring waktu berlalu...
diri ini mengalami banyak sekali kejadian...

kejadian dimana untuk pertama kali ada seseorang mengatakan suka...
walaupun tidak mengerti dan tidak menyadari bahwa diri ini disukai...

kejadian dimana untuk pertama kali mempunyai sahabat yg benar2 sahabat...
setidaknya aku menganggapnya demikian...

kejadian dimana sahabat dalam 'khayalanku' akhirnya pergi menjauh...
tidak bisa disalahkan, kondisi sudah berbeda, dan semuanya berubah...

kejadian dimana untuk pertama kali hidup dalam dunia yg paling kejam bagiku saat itu...
hidup di kampus dengan orang2 yg sama sekali asing...kejam...dan tak bersahabat...
itu adalah pemikiran saat itu...

kejadian dimana aku berusaha keras untuk menerima...
bahwa inilah jalan yg harus kulalui...untuk menjadi manusia yg sukses seutuhnya...

kejadian dimana untuk pertama kali aku bertemu dengan banyak orang dari berbagai daerah...
kejadian yg pada akhirnya membawaku untuk mengenalnya...dan akhirnya mencintainya...
mencintai untuk pertama kali...
juga menjadi orang yg dicintainya untuk pertama kali...
berharap ini menjadi yg pertama dan terakhir...

kejadian dimana untuk pertama kali aku menyadari tidak semua orang punya pemikiran yg polos dan lugu sepertiku...atau hanya aku saja yg bodoh...?
membuat diriku merasa menjadi orang terbodoh di dunia...tidak ada kepercayaan diri...
dan membuatku jatuh dalam lubang rasa rendah diri...

kejadian dimana pada akhirnya aku menyadari orang yg selama ini kuanggap sahabat...
tidak bertindak tulus padaku walau sampai detik terakhir saat dia mengatakan bahwa aku adalah sahabatnya...
kejadian dimana aku merasa rasa percaya diriku padanya sudah hilang...
saat2 yg membingungkan, sekaligus menyakitkan...
namun karena dirinya...akhirnya aku bisa menjadi orang yg lebih 'besar', setidaknya dalam konsep berpikirku...
dimana aku bisa memaafkan orang yg telah menyakiti dan membuatku merasa 'menderita'...
mengurangi egoisme dalam diri...
dan belajar dari kesalahan itu untuk instropeksi diri...
tidak terperangkap lagi dalam konsep "I'm perfect"...selalu berpikir diri tidak bersalah...

kejadian dimana ada begitu banyak intrik, tipu muslihat, konsepsi2, konspirasi2 atau semacamnya...
bertaburan di lingkungan yg penuh dengan etika persaingan tak jelas...

namun...perlahan2...semua itu kini sudah menjadi lebih jelas...
setidaknya dalam 'kaca mata' hidupku...
bahwa dari 'lingkungan penuh lumpur' itu telah melahirkan banyak pasangan2 sahabat sejati, pasangan2 sejiwa yg saling mengisi dan berbagi hidup, kelompok2 yg bisa saling having fun dan sharing bersama...
yg semuanya berjuang bersama di lingkungan kampus ini untuk menjadi yg terbaik...
dan yg terpenting bisa bahagia bersama2, menderita bersama2...
menikmati hidup yg penuh warna ini bersama dengan orang2 yg mereka sayangi...

demikian juga dengan diri ini...pada akhirnya muncul orang yg tepat yg pantas dijadikan sahabat...satu lagi kebahagiaan hadir dan menghiasi warna-warni kehidupanku...
berharap semoga dia benar2 orang yg tepat...

juga...
ada kejadian dimana problem keluarga hadir dalam hidup ini...
bahkan hadir di saat2 dimana diri ini sudah berada di ujung tanduk...
dalam keputusasaan dan kesepian...
namun, walaupun ada pahitnya...ada duka2 mendalam yg dibuatnya...
keluarga tetaplah keluarga...
apapun itu dan bagaimanapun kejadiannya...
namun sekali kebahagiaan datang, duka dalam keluarga bisa terlupakan dengan cepat...
dan kebahagiaan itu menjadi momen yg selalu dikenang...
karena keluarga adalah orang sedarah-sedaging yg akan tetap terikat  hubungan sampai akhir hidup...
sudah menjadi kewajiban untuk ikut berjuang menyelesaikan dan terlibat...
tidak peduli diri sendiri akan terancam...
harus bisa melindungi keluarga sendiri dengan sepenuh jiwa...


kejadian demi kejadian inilah yg membuatku menyadari bahwa hidup di lingkungan yg keras dan kejam, membuat kita tidak menjadi lunak terhadap diri sendiri, tidak manja, tidak hanya bergantung pd orang lain, mau berjuang, dan berusaha terus walaupun banyak rintangan di depan kita...


kini bisa disadari...
pertengkaran & selisih paham kadang menjadi 'bumbu' penting kehidupan...
namun walaupun demikian...
hendaknya tidak menjadikannya sebagai musuh dalam hidup...
dan tidak menjadikannya lebih besar dari sebelumnya...
hendaknya bisa membereskan dengan baik satu per satu...
karena hidup akan menjadi penuh warna dan penuh makna...
di saat kita bisa mengatasi dengan baik semua problem yg ada...
dengan tangan dan kekuatan sendiri...
dengan tekad dan keteguhan hati...
dengan pikiran jernih dan hati yg bersih dari dengki...
bisa mengambil hikmah dan nilai positif dari semua kejadian dalam hidup...
bukan tak mungkin, ini bisa menjadi kunci sukses bagi semua orang...
yg menjalani hidupnya dengan penuh kebijaksanaan...


PeaCe on Thursday, June 9th 2005

Posted at 03:42 am by
Make a comment  

Monday, June 06, 2005
About LoVe

Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan
MASIH peduli terhadapnya...
Adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan
kamu MASIH menunggunya dengan
setia...

Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan
kamu MASIH bisa tersenyum
sembari berkata 'Aku turut berbahagia untukmu"

Apabila cinta tidak berhasil ...BEBASKAN dirimu ..
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan
terbang ke alam bebas LAGI...

Ingatlah ...
Bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan
kehilangannya ..
tapi..
ketika cinta itu mati ...kamu tidak perlu MATI
bersamanya ...

Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu
menang ..
MELAINKAN mereka yang tetap berdiri tegap
ketika mereka jatuh ..
Entah bagaimana ...dalam perjalanan kehidupan ,
kamu belajar tentang dirimu sendiri ...
dan menyadari bahwa penyesalan tidak
seharusnya terjadi ..

HANYALAH penghargaan abadi atas pilihan-
pilihan
kehidupan yang telah kamu
buat .

TEMAN SEJATI ...
mengerti ketika kamu berkata "Aku lupa"
Menunggu selamanya ketika kamu
berkata "Tunggu Sebentar"
Tetap tinggal ketika kamu berkata "Tinggalkan aku
sendiri"
Membuka pintu meskipun kamu BELUM
mengetuk...

MENCINTAI ..
BUKANlah bagaimana kamu melupakan ...
melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN...
BUKAN bagaimana kamu mendengarkan ...
melainkan bagaimana kamu MENGERTI
BUKAN apa yang kamu lihat ... melainkan apa
yang kamu RASAKAN ..
BUKAN bagaimana kamu melepaskan ...
melainkan bagaimana kamu BERTAHAN

Lebih berbahaya mencucurkan airmata dalam
hati ..
dibandingkan menangis tersedu-sedu ...
Air mata yang keluar dapat dihapus ...
sementara airmata yang tersembunyi
menggoreskan luka yang tidak akan pernah
hilang ...
Dalam urusan cinta , kita SANGAT JARANG
menang ..

Tapi ketika cinta itu TULUS ... meskipun kalah,
kamu TETAP MENANG hanya karena kamu
berbahagia ...
dapat mencintai seseorang ..
LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri

Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti
mencintai seseorang
BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita
MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang
itu akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya .

Apabila kamu benar-benar mencintai seseorang ,
jangan lepaskan dia ...
Jangan percaya bahwa melepaskan SELALU
berarti kamu benar-benar mencintai
MELAINKAN ... BERJUANGlah demi cintamu .
Itulah CINTA SEJATI .

Lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan
DARIPADA berjalan bersama
'yang tersedia'

Kadang kala , orang yang kamu cintai adalah
orang yang PALING menyakiti
hatimu dan kadang kala, teman yang menangis
bersamamu adalah cinta yang
tidak kamu sadari...


The poem is taken from bulletin board Friendster  ^____^

Posted at 07:36 pm by
Make a comment  

Wednesday, June 01, 2005
Missing my direction & feeling...

akhirnya ujian Kompil pergi dari kehidupanku...aduuuh mudah2an lulus...danger banget klo harus ketemu lagi di semester berikutnya...wish me luck!! >.<

akhirnya juga...temen gw yg beberapa hari lalu gw critain, yg sempet bikin gw sedih dan merasa kehilangan telah kembali...back to our friendship again, hehehe...she was say sorry to me, also ask me why me be a quiet and silent if she was around me, hehe...emank klo udah malas berhubungan gw diem aja, malas skali buat bersikap seperti dulu, mgk karena perasaan bersahabat itu udah ilang?? ilfil dgn sobat? hehe..baru kali ini gw merasakannya...sure!! gw merasakan jg ada sesuatu yg besar telah hilang, perlahan2 bayangannya memudar dalam benak gw...saat ini hal itu masi gw rasakan, kenapa ya? padahal kemaren udah saling terbuka ngomongnya...kenapa gw tetap merasa ilfil dgn sobat gw itu? huuuuh...gak tau lagi deh...nda mau mikir!!

sekarang ini sedang bingung...kenapa nda enak perasaan gw ya? gw merasa kehilangan arah, ngambang gitu...nda tau harus ngapain? aduuuuh bisa2nya spt ini...nda enak skali saat nda tau harus melakukan apa, padahal sebelumnya bisa sibuk2, itu menyenangkan, walopun ada capeknya...tapi parah sekali saat nda tau hrs melakukan apa, padahal di saat yg sama waktu terus berjalan, whuaaa...>,<

kalo udah gini, gw pengen skali pulang Bali, my sweet home....my homeeeeeee!!!!!!! -_____-

pengen nangis, tapi nda tau karena apa, dan buat apa menangisnya...tapi pokoknya pengen nangiiiiiis...someone help me! hiks...hiks...biasanya gw bisa support org, kali ini gw butuh support...Mommy, help....>.<

Nina, harus tegar donk...TEGAR!!! {action:=nil;} ~___~

Posted at 12:33 pm by
Comment (1)  

Monday, May 30, 2005
test test test

genteng bocor...haha...testing testing...

Posted at 12:48 pm by
Make a comment  

Next Page